Selasa, 20 Maret 2012

Fenomena Kesehatan Mental Masyarakat

Sebelum saya memulai izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, saya Fadilla Permata Putri, sekarang saya sudah kuliah tingkat 2 di universitas Gunadarma. Di sini saya akan mengangkat artikel fenomena kesehatam mental mengenai “ Ponari ”.

Ponari, Sebuah fenomena menarik dari dunia perdukunan yang penuh mistis dan berbau kesyirikan. Agak lumayan kaget memang, seandainya mengikuti berita di berbagai media elektronik atau pun di Koran-koran. Bagaimana seorang bocah kelas tiga SD bernama Ponari bias menarik perhatian ribuan manusia hingga berbondong-bondong dan antri untuk minta kesembuhan dari sang bocah. Memang pastinya diluar akal sehat dan logika manusia, bagaimana mungkin seorang bocah yang kabarnya tersambar petir yang kemudian diketemukan sebuah batu yang kabarnya menempel di kepalanya, bisa menyembuhkan penyakit seseorang. Hanya allah yang tau semua itu. Tapi yang aku yakini, segala muara kesembuhan atas segara sakit yang ada di muka bumi adalah kuasa dari sang-Khaliq, sebagai dzat penguasa semesta alam dengan segala bentuk dan rupanya. Apa yang dilakukan si anak ini hanyalah sebuah perantara, seandainya itu benar sebuh. Jangan-lah akhirnya menimbulkan sebuah bentuk kesyirikan hingga akhirnya melenyapkan akal sehat dan bahkan sampai menginjak-injak aqidah umat.
Namun yang menarik adalah, bagaimana bisa sebuah tatacara pengobatan alternative yang mungkin belum tentu kebenarannya ini menjadi segitu fenomenal. Apakah ini sebuah kerinduan masyarakat kebanyakan yang kangen akan sebuah pengobatan murah dan seikhlasnya bahkan mungkin gratis. Bukankah masyarakat tau bahwa sudah ada fasilitas kesehatan yang secara logic bisa diterima yang disediakan pemerintah seperti Puskesmas, RSUD, atau RSUP. Bahkan bisa jadi sekarang tiap kelurahan sudah ada fasilitas puskesmas, meski belum semua. Dan setiap kota terdapat RS umum daerah. Dan Departemen Kesehatan pun sudah memproklamirkan diri kalau sudah mempunyai program untuk masyarakat yang tidak mampu.
Tapi yang terjadi sekarang, entah karena segala upaya pemerintah ini tidak sampai ke tujuan atau karena masyarakat itu sendiri yang berfikiran mencari jalan pintas untuk setiap masalahnya, tanpa harus ribet-ribet pengurusan segala macam birokrasi. Yang jelas, fenomena perdukunan ini menjadi hal paling menarik perhatian setiap pencari kesembuhan instan.
Sebuah penyakit, diturunkan ke seseorang sebenarnya adalah ditujukan sebagai pengingat atau sebuah cobaan dari sang Maha Kuasa untuk tiap – tiap manusia yang di beri penyakit. Dan untuk sebuah kesembuhan, yang paling diuji adalah kesabaran si pelaku, ketahanan mental dan ketangguhannya untuk bertahan hidup serta kemauan untuk mendapatkan kesembuhan.



Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi yang membacanya


Sumber : rifqtlms04.multiply.com/item/share/rifqtlms04:journal:7?xurl=http%3A%2F%2Frifqtlms04.multiply.com%2Fjournal%2Fitem%2F7%2FFenomena_Kesehatan_Masyarakat

Artikel Psikologi Kesehatan Mental ( Penyebab Autis dan Gejalanya )

Artikel ini sangat menarik utk di baca, maka dari itu saya mengambil artikel mengenai penyebab autis dan gejalanya.
Akibat gangguan di bagian otak, berbagai gangguan perkembangan bisa terjadi pada anak, yang dikenal dengan istilah autisme. Di Indonesia sendiri, menurut Yayasan Autisme, tahun 1999 ada sekitar 60.000 anak menderita autisme. Dan, anak laki-laki empat kali lipat berisiko terserang dibanding anak perempuan.
Autisme adalah gangguan otak yang menyebabkan gangguan perkembangan pada anak. Ciri-ciri serta gejalanya biasanya mulai terlihat pada usia tiga tahun. Umumnya, anak yang mengalami autisme terlihat normal bulan-bulan pertama kehidupannya. Namun, lama-kelamaan, anak menjadi kurang respons kepada orang lain saat diajak berinteraksi. Misalnya, tak berirespons saat dipanggil namanya, menghindari kontak mata, dan lebih senang bermain sendiri. Selain itu, mereka juga terkadang tak bisa diam dan mondar-mandir sendiri tanpa alasan Jelas. Namun, yang terjadi bisa juga kebalikannya, mereka tahan duduk diam di pojok sendirian.
Semasa bayi, mereka juga amat sulit dipegang atau dipeluk. Selain itu, anak-anak yang menderita autisme biasanya juga mengalami kelambanan dalam kemampuan bicara. Mereka tidak dapat mengucapkan kata-kata atau kalimat dengan baik dan tidak dapat memulai percakapan serta amat senang mengulang-ulang kata-kata yang ia dengar.
Dalam hal tingkah laku, muncul pula gangguan, seperti gerakan-gerakan repetitif (pengulangan), misalnya menggerak-gerakkan tangan berulang-ulang atau memukul-mukul pipi. Mereka juga sering membuat semacam ritual, misalnya menjejer-jejerkan gelas atau botol-botol dan merasa amat terganggu jika rutinitas itu diubah. Yang juga mengkhawatirkan adalah jika muncul tindakan menyakiti diri sendiri, seperti kebiasaan menggigit-gigit tangan atau membenturkan kepala ke tembok.
Gejala lainnya adalah gangguan emosi. Anak autisme bisa menangis atau tertawa sendiri tanpa sebab yang jelas. Pada beberapa anak autis, semua gejala tersebut biasanya bisa teratasi saat mereka dewasa, terutama jika gejalanya tidak terlalu parah. Anak-anak autis ini bisa saja mempunyai kemunduran mental, sehingga mengalami kesulitan belajar. Namun, tidak menutup kemungkinan, sebagian dari mereka memiliki inteligensi yang normal hingga tinggi.
Apa penyebab autisme? Terjadinya autisme tidak hanya karena satu faktor dan setiap anak autisme mempunyai penyebab yang berbeda. Yang jelas, beberapa penelitian menemukan kalau sel-sel saraf di beberapa daerah otak pada anak autisme terlihat lebih kecil daripada ukuran normalnya. Penelitian lain juga menunjukkan adanya pengaruh polusi udara terhadap tingginya kasus autisme. Kemungkinan terjadinya autisme juga semakin besar jika si ibu menderita rubela atau toksoplasmosis saat hamil.
Lantas, bagaimana penanganan autisme ini? Sayangnya, gangguan autisme saat ini belum ada penyembuhnya. Namun, dengan pemberian terapi atau penanganan khusus, beberapa gejala yang muncul bisa berkurang.
Keberhasilan terapi itu pun amat tergantung pada seberapa parah gejala yang muncul. Yang jelas, terlepas dari parah atau tidaknya gejala yang ada, penanganan dini mungkin yang dilakukan secara teratur akan sagat membantu. Paling tidak, sekitar 40 jam per minggu diperlukan bagi anak autis untuk mempelajari berbagai keterampilan dan terapi yang dapat membantu mereka untuk kontak dengan dunia luar.
Beberapa terapi yang dilakukan adalah terapi modifikasi tingkah laku; fisioterapi; terapi kemampuan motorik, sensoris, dan aktivitas sehari-hari; terapi bicara dan komunikasi; serta latihan relaksasi dan sensoris. Pemberian obat juga perlu dilakukan untuk membantu mereka agar lebih bisa berkonsentrasi walaupun hanya diberikan dalam masa tertentu saja. Terlaksananya semua program tersebut jelas membutuhkan kerja sama antara dokter, psikolog, dan terapis profesional.
Satu hal yang perlu diketahui orang tua yang anaknya menderita autisme adalah mereka sebaiknya tidak berharap terlalu tinggi seperti halnya pada anak normal. Sebab, dapat mengurus dirinya sendiri serta memahami berbagai konsep sederhana saja sudah cukup baik bagi anak autisme.

Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi yang membacanya


Sumber : www.artikelsahabat.com/penyebab-autis-dan-gejalanya.html
ensiklopedia hasil penelitian ilmiah oleh imam musbikin

Minggu, 20 November 2011

Cleopatra VII Dari Mesir

Cleopatra VII dari Mesir

Cleopatra Ptolemy VII (atau Cleopatra VII Thea Neotera atau Cleopatra Philopator -Кλеопатра — Januari 69 SM – 12 Ogos 30 SM) dikenali sebagai wanita paling bahaya dalam sejarah, penggoda yang telah memikat lelaki paling berkuasa di dunia, iaitu Julius Caesar dan Marcus Antonius (atau Marc Antony). Legendanya diturunkan melalui mitos-mitos, buku-buku, novel-novel malah filem-filem. Keperibadiannya yang berbeza, daya penarikan yang unik dan bercita-cita serta berwawasan jauh menjadikannya ratu berani yang hampir menakluki seluruh dunia. Kehidupannya ibarat sebuah teka-teki yang mengagumkan. Walau bagaimanapun, di sebalik mitos, terdapat satu keperibadian yang menakjubkan, iaitu baginda mengimpikan sebuah empayar dunia, ratu kepada dunia. Baginda menjadi ratu kepada sebuah negara yang hampir sama usia dengan tamadun itu sendiri. Piramid Firaun itu adalah purba baginya sepertimana purbanya Cleopatra kepada kita.

40 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa, Cleopatra telah menggugat Empayar Rom yang sedang meningkat kuasa malah lebih mengancam daripada kuasa lain di dunia. Kerana itu, sesetengahnya mengatakan baginda bermisteri dan mengagumkan.

Untuk mengenali Cleopatra, propaganda Rom dan Yunani harus dijauhi malah bukti dari Mesir purba adalah penting. Ini disebabkan baginda dikhianati malah diboikot musuhnya, iaitu dari Yunani dan Rom. Melalui mitos yang disebarkan, Cleopatra digambarkan sebagai wanita muda yang suka berfoya-foya tetapi bukti dari Mesir menunjukkan sebaliknya.

Latar Belakang

Keluarga dan era sebelum pemerintahan

Silsilah adik-beradik Cleopatra

Baginda berketurunan Yunani, bukan Mesir. Dilahirkan pada awal 69 S.M., anak ke-3 daripada 6 adik beradik dan lahir di kalangan Dinasti Ptolemaik Yunani. Baginda mempunyai 2 orang kakak dan seorang adik perempuan serta dua adik lelaki. Baginda dilahirkan dan dibesarkan di bandar Iskandariah (Alexandria) iaitu bandar terbesar dan termewah ketika itu.

Keluarga Cleopatra tidak aman akibat tekanan dan konflik dari luar (Rom) dan dalam (perebutan kuasa). Semasa kecil lagi, Cleopatra telah melihat persengketaan dalam keluarganya sendiri. Ketika baginda berusia awal belasan tahun, baginda telah menyaksikan kejatuhan ayahandanya sendiri apabila ayahandanya menjadi boneka Empayar Rom akibat bebanan hutang yang terlalu tinggi tetapi masih mengharap agar Rom tidak menakluk Mesir. Keadaan itu menyebabkan Ptolemy XII diusir rakyat dari Iskandariah lalu melarikan diri ke Rom. Pada 58 S.M., ibundanya, Cleopatra V mengambil alih tampuk pemerintahan bersama anaknya, Berenice IV selama setahun sehingga ibundanya mangkat lalu Berenice IV memerintah seorang. Konflik perebutan takhta di antara Berenice IV dengan Cleopatra VI telah menyebabkan kematian. Terdapat pendapat mengatakan yang Berenice IV meracuni Cleopatra VI pada 57 S.M., tetapi pemerintahannya tak lama apabila pada tahun 55 S.M., ayahanda mereka mengambil semula takhta dan menghukum bunuh ke atas anaknya, Berenice IV. Ini menjadikan Cleopatra sebagai puteri mahkota.

Dari ayahandanya, Ptolemy XII, Cleopatra mengetahui akan kekuatan leluhurnya (datuk moyang). Leluhurnya telah melakukan penaklukan hebat hampir 3 abad yang lalu.

Misi Leluhur

Keturunan Ptolemy telah memerintah Mesir sejak 305 S.M, apabila Ptolemy I menggelarkan dirinya Raja Mesir selepas kemangkatan Alexander yang Agung.

Sebelum kedatangan Alexander, rakyat Mesir purba di bawah kekuasaan empayar Parsi. Akibat kejatuhan Parsi di tangan Alexander, Alexander dialu-alukan di Mesir pada tahun 332 S.M. Sejak pengisytiharan Alexander sebagai "Anak Amon" di Tempat Pemujaan Amon di Siwa, kini dia sudah bergelar Firaun.

Alexander melakukan pembinaan Iskandariah tetapi meninggalkan Mesir pada 331 S.M. dan menjadikan Cleomenes dari Naukratis untuk mengambil alih. Kemudian, Ptolemy menuntut kembali di pihak Alexander. Apabila Alexander mangkat, jeneral baginda membahagiakan wilayah taklukan baginda lalu Ptolemy mewarisi kerajaan Mesir. Maka, bermulalah Dinasti Ptolemaik. Oleh kerana keturunan Ptolemy yang dari Yunani tidak beberapa bergaul dengan rakyat Mesir (walaupun diglear Raja Mesir), budaya Yunani telah diperkenalkan di Mesir.

Tiga Ptolemy yang pertama telah berjaya meluaskan empayar Mesir menjangkaui lebih dari sempadan asal. Malangnya, ketika menjelang era Cleopatra, empayar itu mengecut malah empayar itu ditekan oleh kerajaan Rom yang semakin menguat dan hutang yang bertambah akibat kelalaian raja Ptolemy yang kemudiannya. Tetapi, Mesir bernasib baik kerana kebanyakan jirannya sudahpun ditakluki Mesir. Perkara ini membangkitkan semangat Cleopatra untuk kembali menaikkan kegemilangan lelehur baginda. Baginda ingin mengembalikan visi Hellenistik (gabungan Timur dan Barat).


Pendidikan dan Pertabalan

Baginda diberikan pendidikan terkuat dan terkini menurut sukatan kurikulum termaju Yunani. Malah, baginda merupakan Ptolemy pertama yang mempelajari bahasa Mesir kerana sebelum itu, bahasa Yunani digunakan dan penterjemah diupah. Cleopatra dikatakan menguasai 9 bahasa (tidak termasuk Bahasa Latin) malah baginda juga pakar matematik dan perniagaan. Kepintaran baginda dihormati seluruh rakyat.

Pada tahun 51 S.M., Ptolemy XII mangkat. Takhta diwariskan kepada baginda yang masih berusia 18 tahun. Yang mengejutkan baginda, dia berkongsi takhta dengan adindanya, Ptolemy XIII yang masih berusia lebih kurang 10 tahun. Menurut undang-undang Mesir, Cleopatra telah dipaksa berkahwin dengan keturunannya sendiri. Baginda menerima tanpa terlalu mengendahkannya kerana baginda menerima takhta dengan cabaran yang sudah terikat bersama. Baginda mahu mengekalkan Mesir dari dijajah Rom dan berharap agar dapat menakluk semula jajahan leluhur baginda.

Pemerintah Mutlak Mesir

Penguasaan Takhta

Wanita Ptolemy dalam dinasti itu sebelum era Cleopatra tidak berani merampas takhta tetapi Cleoptara berhasrat untuk menguasai takhta tanpa adik lelakinya, Ptolemy XIII. Malangnya, baginda masih belum mempunyai kekuatan dari pihak luar mahupun dalam. Oleh kerana itu, baginda menerima padahnya apabila dihalau dari istana di Iskandariah oleh golongan pengikut adiknya. Walau bagaimananpun, baginda tidak berdiam diri. Baginda bersubahat dengann puak gurun dan membentuk tentera baginda sendiri.

Pada September 48 S.M., ketika Cleopatra mengumpulkan bala tentera dalam keadaan terbuang, lelaki kuat dari Rom tiba ke Pelabuhan Iskandariah untuk menuntut hutang ayahanda Cleopatra, Ptolemy XII. Bagi Cleopatra, lelaki itu amat bahaya tetapi berpotensi untuk mengalahkan adiknya.

Cleopatra berjumpa Caesar

Ketika Caesar berlabuh, rusuhan anti-Rom berlaku di pelabuhan Iskandariah. Walau bagaimanapun, Caesar bukanlah orang yang mudah ditakutkan. Dia mendiami istana diraja, menuntut hutang dan meminta perbalahan keluarga diraja untuk dihentikan. Untuk itu, Cleopatra dan adiknya diminta untuk datang menghadapnya. Demi mengelakkan diri daripada tentera adiknya, Cleopatra menyembunyikan diri di dalam permaidani dan menyeludup masuk berjumpa Caesar. Keadaan itu memukau imaginasi ramai sejak berabad-abad lamanya.

Caesar, 52 tahun, panglima yang berpengalaman, ahli potlitik yang pintar, cendekiawan dan telah berumah tangga manakala Cleopatra, 21 tahun. Mereka saling tertarik dengan serta merta dan hubungan mereka amat menakjubkan. Caesar merupakan lelaki yang sofistikated dan tidak mudah dikawal nafsu. Beliau terkenal dengan akal yang tajam seperti Cleopatra juga. Pada malam pertemuan itu, Cleopatra berbincang untuk menewaskan adiknya dan waktu yang sama mereka menjadi kekasih.

Persoalan tentang bagaimana Cleopatra memikat Julius Caesar masih ditanya. Ahli sejarah membuktikan dengan jelas bahawa anggapan film-film Hollywood terhadap Cleopatra adalah salah. Julius Caesar tidak tertarik kerana wajah Cleopatra yang menggoda tetapi kerana mereka mempunyai pandangan yang sama. Mungkin ia telah menguatkan lagi perhubungan di antara mereka.

Pada keesokan paginya, Julius Caesar membuat dekri (perjanjian) agar kakak dan adik memerintah Mesir dengan damai. Bagi beberapa minggu kemudian, segalanya berjalan lancar. Julius Caesar sempat berehat dan manikmati suasana Iskandariah yang aman dan ceria. Walau bagaimanapun, keamanan tidak bertahan lama apabila adik Cleopatra, Ptolemy XIII mencetuskan perang saudara yang sengit. Untuk berbulan-bulan lamanya, tentera Cleopatra dan Julius Caesar menentang dan akhirnya menang. Ptolemy XIII yang masih muda remaja itu mati lemas di sungai Nil.

Maka, sekali lagi takhta dikembalikan kepada Cleopatra. Adiknya yang lagi satu, Ptolemy XIV dijadikan suami (seperti yang disaran undang-undang) dan memerintah bersama tetapi sebenarnya baginda memerintah seorang.

Kepergian Caesar

Julius Caesar akhirnya meninggalkan Mesir. Cleopatra pula mengandungkan anak baginda. Ujian diturunkan kepada baginda apabila Sungai Nil tidak melimpah. Bandar Iskandariah yang mewah turut mengalami kebuluran. Dengan kebijaksanaan baginda walaupun sedang sarat, baginda sanggup turun untuk membuka gudang Perbendaharaan negara dan membahagikan makanan simpanan yang sepatutnya digunakan untuk membayar hutang Rom. Baginda juga mengeluarkan edik dari papirus dan mengarahkan supaya jagung tidak dihantar ke kawasan selatan kerana akan memungkinkan harga makanan melambung. Jagung diarahkan dihantar ke Iskandariah kerana prihatin untuk memberi kepada penduduk bandar yang tiada pertanian sara diri berbanding kawasan selatan.

Syiling Cleopatra dari Orthosia di Pheonicia

Akhirnya baginda mendapat seorang anak lelaki dan dipanggil Ptolemy Caesar. Penduduk Iskandariah menggelarkannya Caesarion, anak Caesar. Terdapat syiling menunjukkan Cleopatra menyusukan anaknya dalam rupa Isis menyusukan aaknya, Horus.

Kemudian, Cleopatra dijemput oleh seorang pembantu Caesar ke Rom. Cleopatra menolak selagi Caesar tidak datang menjemput sendiri. Akhirnya baginda mengalah lalu belayar ke Rom bersama anaknya untuk berjumpa Julius Caesar. Beliau menjemputnya tinggal di pinggir bandar tetapi perlakuannya itu mengejutkan penduduk Rom.

Tidak diketahui sama ada Julis Caesar mengiktiraf budak itu sebagai anaknya ataupun tidak namun rasa hormat terhadap ibunya adalah ketara. Dalam kuil suci Venus, beliau meletakkan patung Cleopatra yang sememangnya itu merupakan satu tidakan yang berani. Julius Caesar menghormati Cleopatra sebagai ratu dalam bahasa yang menyentuh hati rakyat.

Ada pendapat mengatakan bahawa Julius dan Cleopatra sedang merangka untuk menggabungkan Mesir, Rom, Eropah dan Asia di bawah kuasa pemerintahan mereka. Itu menimbulkan keraguan rakyat jika beliau membubarkan Dewan Senat. Maka, pada 15 Mac 44 S.M., kumpulan berkomplot menunjuk perasaan di Dewan Senat dan Caesar yang agung dibunuh beramai-ramai dengan tikaman pedang dan pisau.

Paparan pada dinding Kuil Dendera

Impian Cleopatra turut terkubur bersamanya apabila wasiat Caesar tidak mewariskan takhta kepada Cleopatra mahupun Caesarion tetapi kepada cucu saudaranya, Octavius. Cleopatra pulang dengan hati yang terluka. Beberapa minggu kemudian, adik lelakinya, Ptolemy XIV terbunuh. Baginda terpaksa memerintah bersama anaknya yang berusia 3 tahun. Tanpa sokongan orang Rom, Cleopatra kini terpaksa mempertahankan pemerintahan untuk dirinya dan anaknya. Kini, Ratu Mesir dan anak Caesar sedayanya merancang untuk menguasai dunia Mediterranean.

Untuk itu, di kuil Dendera, selatan Mesir, dalam ukiran yang sangat besar baginda membuat pernyataan yang peling berani berani kepada rakyat Mesir. Cleopatra dipaparkan sedang menyembah dewa-dewi bersama puteranya sebagai Firaun yang sudah dewasa. Di hadapan mereka, dewa Horus dan dewi Isi, ibu Horus. Pernyataan yang seperti papan iklan itu memeparkan bahawa nasib Cleopatra dan Caesarion seperti Isis dan anaknya Horus. Malah, ia menunjukkan seperti mana cara dinasti, Horus sah mewarisi bapanya Osiris yang (dalam keagamaan), begitu juga Caesarion sah mewarisi takhta Caesar.

Cleopatra dan Antony

Di Rom, 2 kuasa telah menguasai takhta Caesar iaitu Octavius yang masih berusia 19 tahun, saudara Julius Caesar dan Marc Antony, pembantu Caesar yang paling dipercayai. Mereka membahagikan empayar jajahan Caesar dengan Octavius mengambil bahagian Barat Eropah yang agak sejuk dan Marc Antony mengambil bahagian barat Eropah yang subur berhampiran Mesir. Setelah mendapat bahagiannya, dengan segera Marc Antony mengumpulkan wang untuk bala tenteranya di jajahan baru itu. Sewaktu beliau memasuki jajahan barunya, beliau digelar Dionysus baru, iaitu dewa wain, keghairahan dan keabadian masyarakat Yunani purba.

41 SM, Cleopatra menerima sepucuk surat yang menarik minatnya iaitu Antony meminta bantuan Mesir untuk menawan Parthia (Iran kini). Walau bagaimanapun, Cleopatra membuatnya tertunggu-tunggu akan jawapannya selepas beberapa minggu. Akhirnya, baginda ingin berjumpa dengan Marc Antony di Tarsus (Tenggara Turki kini). Cleopatra mempamerkan ketibaannya sebagai satu acara meriah, di atas sebuah baj diraja dan dengan buritan keemasan dan layar berwarna ungu. Baginda pula bersandar di bawah kanopi berpakaian keemasan seperti dewi Aphrodite, dewi kecintaan Yunani.

Baginda melayan Antony dengan jamuan besar-besaran selama 4 hari dan sekali lagi penglima besar Rom terpikat. Tambahan pula, atas dasar politik dan ekonomi (kayu balak yang diperlukan dan kekuasaan yang dimiliki), ikatan mereka semakin erat. Walau bagaimanapun, Cleopatra mempunyai agendanya yang tersendiri iaitu baginda berharap yang Marc Antony boleh menggantikan tempat Caesar sebagai sekutu baginya.

Di Tarsus, pernyataan mereka bagaikan pernyataan dewa-dewi yang popular, Dewi Aphrodite dan Dewa Dionysus. Itu cara Cleopatra untuk menarik Marc Antony bersatu dan memerintah Mediterranean.

Terdapat kisah daripada Plutarch (penulis Yunani):
Ketika Marc Antony sedang memancing ikan dan Cleopatra memerhatikan Marc Antony mengail jorannya dengan ikan kering. Marc Antony menarik Cleopatra dan Cleopatra menyindirnya, "Awak tak sepatutnya memancing sampah ini. Awak sepatutnya memancing jajahan dan empayar!".

Tak lama kemudian, Marc Antony terpaksa pulang ke Rom apabila isteri pertamanya, Fulvia, meninggal dunia. Sepanjang pemergiannya, Cleopatra melahirkan anak kembar Antony. Walau bagaimanapun, Marc Antony berkahwin dengan adik Octavius iaitu Octavia yang berasaskan politik. Tetapi, Cleopatra merasakan seolah-olah kehilangan cengkamannya terhadap Rom.

3 tahun kemudian, Cleopatra menumpukan perhatian kepada pemerintahan Mesir. Baginda kelihatan seperti pemerintah popular dan berwibawa tetapi untuk mendapatkan kembali jajahan luas leluhurnya adalah di luar jangkaan.

Pada musim bunga 37 SM, Antony berada di Syria untuk menakluk Parthia. Beliau meminta Cleopatra bersamanya dan menghabiskan musim sejuk dengan sungguh romantik. Seperti biasa, pasangan itu mempunyai motif politik yang kuat. Cleopatra telah memberikan duit, kapal dan tentera. Sebagai balasan, baginda meminta sebahagian tanah jajahan Rom dan itulah jajahan yang pernah ditakluk leluhur baginda.

Walau bagaimanapun, Antony kalah dengan ¾ telah terkorban. Walau macam mana sekalipun, Antony satu-satunya sekutu yang ada dan boleh dipercayai ketika itu. Tetapi keadaannya tak dapat merealisasikan impian Cleopatra.

Beberapa tahun kemudian, Antony berjaya menawan Armenia. Di Mesir, upacara yang besar telah menyambut beliau. Antony berpakaian seperti Dionysus dan Cleopatra bagaikan Dewi Isis. Ketika itu, Antony mengisytiharkan bahawa Caesarion adalah anak Julius Caesar yang sah dan Antony mengeluarkan syiling baru yang mempunyai gambar Cleopatra tetapi lebih tua dan tegap yang bersifat keibuan.

Konflik Mesir-Rom

Perkara yang telah berlaku memberi tamparan hebat buat Octavius. Beliau kini menyedari bahawa Rom telah menjadi sasaran Antony dan Cleopatra. Octavius membalasnya dengan propaganda yang dilancarkan terhadap Cleopatra. Gambaran propaganda yang dilepaskan Octavius itu telah dipercayai dan dipegang selama 2000 tahun iaitu Cleopatra sebagai seorang wanita yang mempunyai sifat penggoda, mengikut hawa nafsu, berzina dengan pesuruh dan orang gajinya dan membunuh jika tidak bersetubuh dengannya. Ternyata ia satu tentangan yang hebat buat Cleopatra.

Octavius menganggap Marc Antony telah disihir cinta. Rom menganggap bahawa rakyat Mesir tidak berakhlak kerana membiarkan mereka diperintah oleh seorang wanita. Lalu, Octavius meminta dewan senat menentang dan memerangi mereka. Ia bukan dituju kepada Marc Antony tetapi kepada Mesir dan ratunya, Cleopatra.

Perang Actium

Cleopatra sedar yang baginda harus menakluk Rom segera. Baginda menetapkan Greece sebagai medan perang. Baginda mengumpulkan armada terbesar yang pernah dilihat sejak era Alexander yang Agung, 500 kapal perang dan 7500 tentera. Octavius mempunyai bilangan yang kecil tetapi dipimpin oleh panglima yang hebat, Agrippa.

Perang Actium, karya Lorenzo A. Castro, 1672

Berlakulah kelicikan dan kejutan apabila Agrippa mengepung Antony dan Cleopatra di Teluk Actium yang menyebabkan 4 bulan terhalang.

Antony mahu memulakan tentera darat tetapi Cleopatra tidak mahu kerana baginda tidak mahu meninggalkan kapal. Pada 21 September 31 SM, armadanya keluar untuk menentang tentera Rom. Malangnya, pertempuran di Actium gagal.

Skuadran Cleopatra yang terdiri daripada 60 buah kapal melepasi pertahanan Rom dan melarikan diri dengan perbendaharaan Mesir secara selamat. Dengan segera Antony mengekorinya dan meninggalkan armadanya yang dikalahkan tentera laut Octavius. Dengan megah, Rom mengatakan bahawa Cleopatra melarikan diri namu analisis moden mencadangkan bahawa cadangan melarikan diri itu memang telah dirancang sebelumnya
Kemangkatan Cleopatra

Pada musim bunga 30 SM, Cleopatra mendapat tahu yang Octavius mara bersama tenteranya. Baginda bersetuju untuk turun takhta jika putera-puterinya sudi menggantikannya. Marc Antony pula menawarkan nyawanya untuk menyelamatkan Cleopatra tetapi Octavius tidak mengendahkan semua itu.

Pada mulanya, tentera Antony menentang pasukan berkuda Octavius namun dikhabarkan pada malam itu, bunyi-bunyian alat muzik dan nyanyian yang berkumandang menyeramkan seolah-olah kumpulan yang bertemasya sedang meninggalkan Bandar itu. Menurut kepercayaan orang ramai, Dionysus sedang meninggalkan Antony.

Hari yang seterusnya, Cleopatra digesa bersembunyi di makamnya. Oleh kerana terputus dari pandangan orang ramai yang sedang menyelamatkan diri akan ketibaan Rom, khabar angin mengatakan Cleopatra telah mangkat. Setelah mendengar khabar itu, Marc Antony menikam dirinya. Beliau dibawa kepada Cleopatra dan meninggal dunia dalam pangkuan Cleopatra.

Cleopatra tidak dapat menerima yang dia telah ditawan Octavius. Baginda menunjukkan kehebatannya buat kali terakhir dengan memakai pakaian Isis dan bermahkotakan lambang ketuhanan.

Tidak diketahui bagaimana baginda mangkat tetapi menurut lagenda, baginda mengambil keputusan membunuh diri setelah menyedari yang baginda gagal dalam mencapai. Baginda mangkat akibat dipatuk ular tedung yang diseludupkan ke dalam makam melalui bakul yang berisi buah ara atau buah tin. Dikatakan dua kesan patukan dijumpai di lengan dan di dada baginda. Itulah cara yang sesuai bagi Ratu Mesir. Ular tedung, haiwan suci dan teman dewi Isis serta pelindung Firaun. Patukannya dipercayai boleh mempercepatkan kealam kematian dan membawa keabadian. Dalam detik-detik terakhir kegemilangan Cleopatra, baginda mengisytiharkan takdirnya sebagai dewi.

Walau bagaimanapun, menurut detektif dan kajian pakar forensik serta jenayah moden, mereka mendapati adalah mustahil baginda boleh mati akibat racun patukan ular mengikut konsep analisa masa, kekuatan racun dan sekeliling. Mereka berpendapat yang Cleopatra mati dibunuh oleh Octavius dan memandangkan Octavius adalah orang yang kuat dan berpengaruh, Octavius mampu mengubah sejarah dan fakta ketika itu. Walau bagaimanapun, pendapat mengatakan ia masih satu penghormatan Octavius kepada Cleopatra kerana mati di tanah kelahiran dan leluhur baginda. Ini dibuktikan sejarah yang kemudiannya, apabila Octavius menakluk sesebuah jajahan, ketua atau rajanya akan di bawa ke Rom untuk dimalukan di hadapan rakyat Rom.

Walau bagaimanapun, baginda mangkat pada 12 Ogos 30 SM dan penghormatan Octavius kepada baginda lebih jelas apabila baginda disemadikan bersebelahan jasad Marc Antony.

Waris dan Kenangan

Selepas kemangkatan Cleopatra, Octavius membunuh putera baginda, Caesarion (mungkin khuatir Caesarion akan cuba menuntut bela empayarnya dan kematian ibunya atau merampas empayar Rom kerana dia anak Caesar). Walau bagaimanapun, 3 anak yang lain hasil Cleopatra bersama Marc Antony telah dijaga Octavia iaitu isteri Antony dan adik Octavius sendiri walaupun Octavia tahu itu adalah anak suaminya yang bukan dikandungnya malahan dia tidak mempunyai anak.

Di Mesir, selama ratusan tahun selepas kemangkatan baginda, Cleopatra disanjung sebagai serikandi dan wirawati negara yang berani dan bijak. Lebih-lebih lagi telah didorong oleh kemunduran Mesir selepas dijajah Rom dan malah sehingga tidak mempunyai kepentingan lagi.

Perwatakan, Fizikal dan Sumbangan

Terdapat dalam lagenda bahawa Cleopatra cantik dari paras rupa tetapi bukti sejarah memberikan gambaran berlainan. Ahli sejarah mengatakan:

Jika anda berada di pesta koktel, anda akan melihatnya sekali pandang dan tidak akan tertarik untuk memandang buat kali kedua.

Baginda mempunyai hidung yang mancung yang memang ciri Ptolemy. Orang mengatakan jika hidung Cleopatra pendek sedikit, dunia mungkin akan berubah seperti kesan senyuman Mona Lisa terhadap pandangan dunia. Walau bagaimanapun, rupanya mampu diatasi dengan perwatakannya. Menurut penulis Yunani, Plutarch, baginda seorang yang kuat daya penarikannya, perbualan yang mengagumkan dan suaranya mampu menggembirakan semua orang.

Baginda memiliki segala ciri-ciri sebagai seorang pemerintah tak kira sama ada seperti lelaki atau perempuan. Yang menariknya, sikap Cleopatra tidak bersikap seperti perempuan santun atau lelaki sejati tetapi sebagai seorang individu yang didorong matlamat dengan penuh disiplin.

Bagindalah satu-satunya ratu yang telah membangunkan semula negaranya, seorang ratu yang aktif dan telah menjauhkan Mesir dari Rom selama 20 tahun. Ketika penghujung zaman pemerintahan Cleopatra, baginda telah memerintah dengan begitu cekap sehingga khazanahnya telah menyebabkan kadar bunga hutang telah menurun sebanyak 2/3 apabila di bawa masuk ke Rom.

700 tahun selepas kemangkatan baginda, seorang yang warak di Mesir menggelarkan baginda Wanita yang Paling Popular dan Bijak. Itulah juga keabadian yang mungkin telah dipilih oleh baginda sendiri, abadi dan ternama dalam lipatan sejarah.

Tari Saman

Tari Saman

Dalam berbagai manifestasi seni dinyatakan sebagai karya-karya seni rupa dan seni pertunjukan. Dalam bentuk yang bagaimanapun karya seni rupa, musik, tari, drama atau sastra, memiliki corak kehidupan batin manusia yang khas, dengan diberkati kepekaan perasaan estetis yang relatif untuk mengembangkan ide, motif atau tema karya seni selengkapnya .

Gagasan dalam karya seni, dicerminkan melalui kehalusan stylasi (gaya) dan kelembutan-kelembutan gaya yang abstrak, juga melalui susunan yang penuh kontrastik dengan ekspresi yang eksplosif dinamis, dalam perwujudan bentuk-bentuk visual; analisis auditef musikal; renungan filosofis dalam sastra; stylasi tari dan realisme drama . Kesemuanya itu diperuntukkan bagi keseimbangan kehidupan nyata maupun kejiwaan dalam mendambakan kesempurnaan dan kebahagiaan.

Berdasarkan pada bentuknya kesenian dapat dibagi atas 3 (tiga) kategori, yaitu seni rupa (visual art), seni pertunjukan (performing art) dan seni arsitektur . Kesenian dalam perwujudan kultural dengan sangat jelas memperlihatkan keanekaragaman tradisi di tanah air kita. Bisa dikatakan bahwa bukan saja kesatuan-kesatuan etnis-kultural atau suku-bangsa yang mempunyai kesenian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, bahkan terkadang komunitas-komunitas kecil memperlihatkan versi-versi yang berbeda dari bentuk dan perwujudan seni yang sama.

Secara keseluruhan tari itu dapat dibagi atas tiga kelompok besar , yaitu : Tari sepenuhnya, yang dapat dibagi atas dua golongan, yaitu : (1) yang tak mengandung cerita, (2) yang mengandung cerita. Tari yang terpadu dengan unsur seni lain : (1) terpadu dengan dialog, (2) terpadu dengan nyanyian, (3) terpadu dengan dialog dan nyanyian. Tari yang terpadu dengan permainan : (1) dengan akrobatik, (2) dengan demonstrasi kekebalan, (3) dengan sulapan.
Seni Tari

Belum banyak diketahui sejarah seni tari di tanah air kita. Dari sudut bentuk dan perwujudannya perkembangan tari di Indonesia dapat dibagi atas lima tahap (Sedyawati) , yaitu (1) tahap kehidupan terpencil dalam wilayah-wilayah etnik, (2) tahap masuknya pengaruh-pengaruh luar sebagai unsur asing, (3) tahap penembusan secara sengaja batas-batas kesukuan, sehubungan dengan tampilnya nasionalisme Indonesia, (4) tahap gagasan mengenal pengembangan tari untuk taraf nasional, dan (5) tahap kedewasaan baru yang ditandai oleh pencaharian nilai-nilai di dalam tari itu sendiri.

Ciri khusus tarian Indonesia menurut Claire Holt (1967) adalah terikat dengan tanah dan tidak menjauhinya, posisinya duduk, berlutut, membungkuk ataupun setengah membungkuk. Kaki dan tangan sama pentingnya. Barangkali pentingnya jari-jari ini adalah pengaruh dari India. Selendang juga sering muncul. Biasanya diletakkan di bahu dan dipegang oleh jari tangan.

Sulit untuk mengetahui kapan dan pada zaman apa seni tari muncul dan berkembang dalam suatu masyarakat. Bila kita menengok zaman komunal yang ditandai dengan ciri-ciri kehidupan masyarakatnya masih primitif dan masih menganut kepercayaan animisme, dinamisme serta tetomisme, hasil-hasil kebudayaan manusia yang ada sangkut pautnya dengan tari sulit dibuktikan. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa manusia pada zaman inibelum mengenal kesenian. Meraka sudah mengenal keindahan sejak zaman batu.

Sesuai dengan apa yang kita ketahui bahwa tari merupakan bahagian daripada kesenian. Tari merupakan gerakan badan (tangan dsb) yang berirama dan biasanya diiringi dengan bunyi-bunyian (musik, gamelan dst) . Seni tari merupakan seni menggerakkan tubuh secara berirama, biasanya sejalan dengan musik. Gerakan-gerakan itu dapat dinikmati sendiri, pengucapan suatu gagasan atau emosi, atau menceritakan suatu kisah, dapat pula digunakan untuk mencapai keadaan semacam mabuk atau tak sadar bagi yang menarikannya. Kemungkinan-kemungkinan yang demikian itu, menjadikan tari sebagai ciri pokok pada kehidupan agama, masyarakat dan seni dalam kebudayaan pada umumnya .

Tari Saman
Suatu kesenian tradisionil yang dinamakan “saman” telah tumbuh dan berkembang di daerah Aceh Tengah khususnya dalam masyarakat Gayo. Alam Gayo terletak dipedalaman Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Tari saman sendiri lahir ± pada abad XIV, hingga saat ini masih terus berkembang dan tetap masih dalam bentuk aslinya, yang hampir pada setiap desa di daerah tersebut.Tarian saman ini diciptakan serta dikembangkan oleh seorang tokoh Agama Islam bernama Syeh Saman, sehingga nama tari tersebut serupa (sinonim) nama penciptanya sendiri. Tari saman adalah perkembangan dari seni tari yang asalnya diberi nama “Pok pok Ane” yaitu nyanyian sajak dengan iringan tepukan tangan, tepukan dada dan tepukan paha. Kemudian oleh Syeh Saman kesenian Pok pok Ane tersebut dirubah dan diperindah dengan berbagai ragam variasi. Ada gerakan tepuk tangan, tepuk dada, paha dengan tangan kanan dan kiri, berganti-gantian, sehingga lahirlah saman Uman Sara, Saman Manjik dan lain-lain.

Tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu. Dapat ditampilkan pada setiap kesempatan yang bersifat keramaian dan kegembiraan.

Saman biasanya dilakukan di rumah, lapangan dan ada juga yang menggunakan pentas. Penampilannya yaitu pada hari-hari besar, upacara perkawinan, hari raya dan lain-lain. Pertunjukan ini biasanya dilakukan pada malam hari, dan bisa berlangsung sampai pagi hari bila dipertandingkan.

Makna dan Fungsi
Tari saman merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (dakwah). Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

Syair saman sendiri dipergunakan dalam bahasa Arab dan Aceh. Sebelum saman dimulai yaitu sebagai mukaddimah atau pembukaan, tampil seorang tua cerdik pandai atau pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat (keketar) atau nasehat-nasehat yang berguna kepada para pemain dan penonton.

Lagu dan syair pengungkapannya secara bersama dan kontinu, pemainnya terdiri dari pria-pria yang masih muda-muda dengan memakai pakaian adat. Penyajian tarian tersebut dapat juga dipentaskan, dipertandingkan antara group tamu dengan group sepangkalan (dua group). Penilaian ditititk beratkan pada kemampuan masing-masing group dalam mengikuti gerak, tari dan lagu (syair) yang disajikan oleh pihak lawan.

Rengun sebagai pembukaan atau mukaddimah dari tari saman (yaitu setelah dilakukan sebelumnya keketar pidato pembukaan) adalah tiruan bunyi. Begitu berakhir langsung disambung secara bersamaan dengan kalimat yang terdapat didalamnya, antara lain berupa pujian kepada seseorang yang diumpamakan bisa kepada benda atau kepada tumbuh-tumbuhan. Berikut contoh sepenggal syair dalam saman;
Reno tewa ni beras padi, manuk kedidi mulu menjadi rempulis bunge.
Artinya:
Betapa indahnya padi disawah dihembus angin yang lemah gemulai. Namun begitu, burung kedidi yang lebih dulu sebagai calon penganten serta membawa nama yang harum.
Kalimat di atas tampaknya pendek, namun dalam saman variasi sehingga menjadi kalimat yang panjang. Lagu-lagu (gerak gerik tari), pada dasarnya adalah sama, yakni dengan tepukan tangan, dada dan tepukan di atas lutut, mengangkat tangan ke atas secara bergantian. Pebedaan antara lagu-lagu itu yaitu variasi tepukan dengan tangan, paha dan lainnya. Lagu itu harus berbeda dari tiap group. Setiap group harus memiliki puluhan lagu-lagu dengan nama yang bermacam-macam, seperti lagu tepuk tungel tepuk talu, dolo, kirep, rerep, kertek, uakni kemuh dan sebagainya. Pemakaian nama lagu-lagu ini tergantung dari lagu-lagu itu sendiri.

Perlengkapan Saman
Kostum atau busana khusus saman terbagi dari tiga bahagian yaitu:

Pada kepala: bulung teleng atau tengkuluk dasar kain hitam empat persegi. Dua segi disulam dengan benang seperti baju, sunting kepies.

Pada badan: baju pokok/ baju kerawang (baju dasar warna hitam, disulam benang putih, hijau dan merah, bahagian pinggang disulam dengan kedawek dan kekait, baju bertangan pendek) celana dan kain sarung.

Pada tangan: topeng gelang, sapu tangan. Begitu pula halnya dalam penggunaan warna, menurut tradisi mengandung nilai-nilai tertentu, karena melalui warna menunjukkan identitas para pemakainya. Warna-warna tersebut mencerminkan kekompakan, kebijaksanaan, keperkasaan, keberanian dan keharmonisan .

Penutup
Suku-suku bangsa di Indonesia dengan kebhineka tunggal ikaan, memberikan bentuk, warna dan isi tertentu pada masing-masing daerah. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan beberapa suku bangsa yang mendiaminya salah satunya suku bangsa gayo termasuk kebhineka tunggal ikaan dalam bentuk mini dan hal seperti inilah yang memberikan kekayaan seni tari sebagai salah satu bahagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

Gerak laju pembangunan, penerapan teknologi dalam era pembangunan negara dan bangsa tidak terlepas dari dampak negatif. Jika kita tidak menyadari sejak dini, maka akan dapat terjerumus kepada kepunahan sampai kehilangan kekayaan yang berharga, khususnya seni tari tradisional yang telah memberikan makna tersendiri.
Jelaslah bahwa tarian dan syair-syair yang terdapat dalam tari saman telah memberikan makna tersendiri bagi masyarakat penikmatnya. Arti gerakan-gerakan tangan, hempasan kaki, lenggak-lenggok badan, pandangan biji mata telah memberikan makna dan arti dari tarian tersebut.

Tari Saman merupakan penyampaian gagasan yang mengandung nilai-nilai pendidikan secara keseluruhan. Dengan demikian, tari saman berperan penting dalam kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia. Dalam perspektif ini tari saman yang berkembang di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Suku Gayo khususnya dapat memberi sumbangan positif dalam kebudayaan masyarakat Aceh. terutama dalam kehidupan kesenian, bahasa daerah, dan adat istiadat daerah Aceh.

Selain itu, tari saman telah mampu memberikan sumbangan dalam bidang pendidikan moral dan bidang keagamaan. Dalam setiap penampilan, penutur lagu selalu menanamkan sifat-sifat baik, baik menurut pandangan moral maupun pandangan agama.

Ajaran moral dan agama yang terkandung didalamnya disampaikan secara tidak langsung maupun secara langsung. Secara tidak langsung yaitu pendengar lagu seakan-akan dipersiapkan untuk mengambil kesimpulan sendiri terhadap syair-syair yang didengarkannya, sedangkan secara langsung, yaitu penutur syair memberikan kesimpulan tentang arti dari syair yang dituturkan.

Misteri Piramida Mesir

Misteri Piramida Mesir

Piramida raksasa Mesir merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia saat ini, sejak dulu dipandang sebagai bangunan yang misterius dan megah oleh orang-orang. Namun, meskipun telah berlalu berapa tahun lamanya, setelah sarjana dan ahli menggunakan sejumlah besar alat peneliti yang akurat dan canggih, masih belum diketahui, siapakah sebenarnya yang telah membuat bangunan raksasa yang tinggi dan megah itu? Dan berasal dari kecerdasan manusia manakah prestasi yang tidak dapat dibayangkan di atas bangunan itu? Serta apa tujuannya membuat bangunan tersebut? Dan pada waktu itu ia memiliki kegunaan yang bagaimana atau apa artinya? Teka-teki yang terus berputar di dalam benak semua orang selama ribuan tahun, dari awal hingga akhir merupakan misteri yang tidak dapat dijelaskan. Meskipun sejarawan mengatakan ia didirikan pada tahun 2000 lebih SM, namun pendapat yang demikian malah tidak bisa menjelaskan kebimbangan yang diinisiasikan oleh sejumlah besar penemuan hasil penelitian.

Sejarah Mitos dan Temuan Arkeologi

Sejak abad ke-6 SM, Mesir merupakan tempat pelarian kerajaan Poshi, yang kehilangan kedudukannya setelah berdiri lebih dari 2.000 tahun, menerima kekuasaan yang berasal dari luar yaitu kerajaan Yunani, Roma, kerajaan Islam serta kekuasaan bangsa lain. Semasa itu sejumlah besar karya terkenal zaman Firaun dihancurkan, aksara dan kepercayaan agama bangsa Mesir sendiri secara berangsur-angsur digantikan oleh budaya lain, sehingga kebudayaan Mesir kuno menjadi surut dan hancur, generasi belakangan juga kehilangan sejumlah besar peninggalan yang dapat menguraikan petunjuk yang ditinggalkan oleh para pendahulu.

Tahun 450 SM, setelah seorang sejarawan Yunani berkeliling dan tiba di Mesir, membubuhkan tulisan: Cheops, (aksara Yunani Khufu), konon katanya, hancur setelah 50 tahun. Dalam batas tertentu sejarawan Yunani tersebut menggunakan kalimat "konon katanya", maksudnya bahwa kebenarannya perlu dibuktikan lagi. Namun, sejak itu pendapat sejarawan Yunani tersebut malah menjadi kutipan generasi belakangan sebagai bukti penting bahwa piramida didirikan pada dinasti kerajaan ke-4.

Selama ini, para sejarawan menganggap bahwa piramida adalah makam raja. Dengan demikian, begitu membicarakan piramida, yang terbayang dalam benak secara tanpa disadari adalah perhiasan dan barang-barang yang gemerlap. Dan, pada tahun 820 M, ketika gubernur jenderal Islam Kairo yaitu Khalifah Al-Ma'mun memimpin pasukan, pertama kali menggali jalan rahasia dan masuk ke piramida, dan ketika dengan tidak sabar masuk ke ruangan, pemandangan yang terlihat malah membuatnya sangat kecewa. Bukan saja tidak ada satu pun benda yang biasanya dikubur bersama mayat, seperti mutiara, maupun ukiran, bahkan sekeping serpihan pecah belah pun tidak ada, yang ada hanya sebuah peti batu kosong yang tidak ada penutupnya. Sedangkan tembok pun hanya bidang yang bersih kosong, juga tak ada sedikit pun ukiran tulisan.

Kesimpulan para sejarawan terhadap prestasi pertama kali memasuki piramida ini adalah "mengalami perampokan benda-benda dalam makam". Namun, hasil penyelidikan nyata menunjukkan, kemungkinan pencuri makam masuk ke piramida melalui jalan lainnya adalah sangat kecil sekali. Di bawah kondisi biasa, pencuri makam juga tidak mungkin dapat mencuri tanpa meninggalkan jejak sedikit pun, dan lebih tidak mungkin lagi menghapus seluruh prasasti Firaun yang dilukiskan di atas tembok. Dibanding dengan makam-makam lain yang umumnya dipenuhi perhiasan-perhiasan dan harta karun yang berlimpah ruah, piramida raksasa yang dibangun untuk memperingati keagungan raja Firaun menjadi sangat berbeda.

Selain itu, dalam catatan "Inventory Stela" yang disimpan di dalam museum Kairo, pernah disinggung bahwa piramida telah ada sejak awal sebelum Khufu meneruskan takhta kerajaan. Namun, oleh karena catatan pada batu prasasti tersebut secara keras menantang pandangan tradisional, terdapat masalah antara hasil penelitian para ahli dan cara penulisan pada buku, selanjutnya secara keras mengecam nilai penelitiannya. Sebenarnya dalam keterbatasan catatan sejarah yang bisa diperoleh, jika karena pandangan tertentu lalu mengesampingkan sebagian bukti sejarah, tanpa disadari telah menghambat kita secara obyektif dalam memandang kedudukan sejarah yang sebenarnya.

Teknik Bangunan yang Luar Biasa

Di Mesir, terdapat begitu banyak piramida berbagai macam ukuran, standarnya bukan saja jauh lebih kecil, strukturnya pun kasar. Di antaranya piramida yang didirikan pada masa kerajaan ke-5 dan 6, banyak yang sudah rusak dan hancur, menjadi timbunan puing, seperti misalnya piramida Raja Menkaure seperti pada gambar. Kemudian, piramida besar yang dibangun pada masa yang lebih awal, dalam sebuah gempa bumi dahsyat pada abad ke-13, di mana sebagian batu ditembok sebelah luar telah hancur, namun karena bagian dalam ditunjang oleh tembok penyangga, sehingga seluruh strukturnya tetap sangat kuat. Karenanya, ketika membangun piramida raksasa, bukan hanya secara sederhana menyusun 3 juta batu menjadi bentuk kerucut, jika terdapat kekurangan pada rancangan konstruksi yang khusus ini, sebagian saja yang rusak, maka bisa mengakibatkan seluruhnya ambruk karena beratnya beban yang ditopang.

Lagi pula, bagaimanakah proyek bangunan piramida raksasa itu dikerjakan, tetap merupakan topik yang membuat pusing para sarjana. Selain mempertimbangkan sejumlah besar batu dan tenaga yang diperlukan, faktor terpenting adalah titik puncak piramida harus berada di bidang dasar tepat di titik tengah 4 sudut atas. Karena jika ke-4 sudutnya miring dan sedikit menyimpang, maka ketika menutup titik puncak tidak mungkin menyatu di satu titik, berarti proyek bangunan ini dinyatakan gagal. Karenanya, merupakan suatu poin yang amat penting, bagaimanakah meletakkan sejumlah 2,3 juta -2,6 juta buah batu besar yang setiap batunya berbobot 2,5 ton dari permukaan tanah hingga setinggi lebih dari seratus meter di angkasa dan dipasang dari awal sampai akhir pada posisi yang tepat.

Seperti yang dikatakan oleh pengarang Graham Hancock dalam karangannya "Sidik Jari Tuhan": Di tempat yang terhuyung-huyung ini, di satu sisi harus menjaga keseimbangan tubuh, dan sisi lainnya harus memindahkan satu demi satu batu yang paling tidak beratnya 2 kali lipat mobil kecil ke atas, diangkut ke tempat yang tepat, dan mengarah tepat pada tempatnya, entah apa yang ada dalam pikiran pekerja-pekerja pengangkut batu tersebut. Meskipun ilmu pengetahuan modern telah memperkirakan berbagai macam cara dan tenaga yang memungkinkan untuk membangun, namun jika dipertimbangkan lagi kondisi riilnya, akan kita temukan bahwa orang-orang tersebut tentunya memiliki kemampuan atau kekuatan fisik yang melebihi manusia biasa, baru bisa menyelesaikan proyek raksasa tersebut serta memastikan keakuratan maupun ketepatan presisinya.

Terhadap hal ini, Jean Francois Champollion yang mendapat sebutan sebagai "Bapak Pengetahuan Mesir Kuno Modern" memperkirakan bahwa orang yang mendirikan piramida berbeda dengan manusia sekarang, paling tidak dalam "pemikiran mereka mempunyai tinggi tubuh 100 kaki yang tingginya sama seperti manusia raksasa". Ia berpendapat, dilihat dari sisi pembuatan piramida, itu adalah hasil karya manusia raksasa.

Senada dengan itu, Master Li Hongzhi dalam ceramahnya pada keliling Amerika Utara tahun 2002 juga pernah menyinggung kemungkinan itu. "Manusia tidak dapat memahami bagaimana piramida dibuat. Batu yang begitu besar bagaimana manusia mengangkutnya? Beberapa orang manusia raksasa yang tingginya lima meter mengangkut sesuatu, itu dengan manusia sekarang memindahkan sebuah batu besar adalah sama. Untuk membangun piramida itu, manusia setinggi lima meter sama seperti kita sekarang membangun sebuah gedung besar."

Pemikiran demikian mau tidak mau membuat kita membayangkan, bahwa piramida raksasa dan sejumlah besar bangunan batu raksasa kuno yang ditemukan di berbagai penjuru dunia telah mendatangkan keraguan yang sama kepada semua orang: tinggi besar dan megah, terbentuk dengan menggunakan susunan batu yang sangat besar, bahkan penyusunannya sangat sempurna. Seperti misalnya, di pinggiran kota utara Mexico ada Kastil Sacsahuaman yang disusun dengan batu raksasa yang beratnya melebihi 100 ton lebih, di antaranya ada sebuah batu raksasa yang tingginya mencapai 28 kaki, diperkirakan beratnya mencapai 360 ton (setara dengan 500 buah mobil keluarga). Dan di dataran barat daya Inggris terdapat formasi batu raksasa, dikelilingi puluhan batu raksasa dan membentuk sebuah bundaran besar, di antara beberapa batu tingginya mencapai 6 meter. Sebenarnya, sekelompok manusia yang bagaimanakah mereka itu? Mengapa selalu menggunakan batu raksasa, dan tidak menggunakan batu yang ukurannya dalam jangkauan kemampuan kita untuk membangun?

Sphinx, singa bermuka manusia yang juga merupakan obyek penting dalam penelitian ilmuwan, tingginya 20 meter, panjang keseluruhan 73 meter, dianggap didirikan oleh kerjaan Firaun ke-4 yaitu Khafre. Namun, melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan memperkirakan bahwa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masehi.

Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahwa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya yaitu Sphinx dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya sama sekali berbeda, ia dibangun pada masa yang lebih purbakala dibanding masa kerajaan ke-4. Dalam bukunya "Ular Angkasa", John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesir mungkin bukan berasal dari daerah aliran sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal dan hebat yang lebih kuno ribuan tahun dibanding Mesir kuno, warisan budaya yang diwariskan yang tidak diketahui oleh kita. Ini, selain alasan secara teknologi bangunan yang diuraikan sebelumnya, dan yang ditemukan di atas yaitu patung Sphinx sangat parah dimakan karat juga telah membuktikan hal ini.

Ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam "Ilmu Pengetahuan Kudus" menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Pada saat itu Sphinx telah ada, sebab bagian badan singa bermuka manusia itu, selain kepala, jelas sekali ada bekas erosi. Perkiraannya adalah pada sebuah banjir dahsyat tahun 11.000 SM dan hujan lebat yang silih berganti lalu mengakibatkan bekas erosi.

Perkiraan erosi lainnya pada Sphinx adalah air hujan dan angin. Washeth mengesampingkan dari kemungkinan air hujan, sebab selama 9.000 tahun di masa lalu dataran tinggi Jazirah, air hujan selalu tidak mencukupi, dan harus melacak kembali hingga tahun 10000 SM baru ada cuaca buruk yang demikian. Washeth juga mengesampingkan kemungkinan tererosi oleh angin, karena bangunan batu kapur lainnya pada masa kerajaan ke-4 malah tidak mengalami erosi yang sama. Tulisan berbentuk gajah dan prasasti yang ditinggalkan masa kerajaan kuno tidak ada sepotong batu pun yang mengalami erosi yang parah seperti yang terjadi pada Sphinx.

Profesor Universitas Boston, dan ahli dari segi batuan erosi Robert S. juga setuju dengan pandangan Washeth sekaligus menujukkan: Bahwa erosi yang dialami Sphinx, ada beberapa bagian yang kedalamannya mencapai 2 meter lebih, sehingga berliku-liku jika dipandang dari sudut luar, bagaikan gelombang, jelas sekali merupakan bekas setelah mengalami tiupan dan terpaan angin yang hebat selama ribuan tahun.

Washeth dan Robert S. juga menunjukkan: Teknologi bangsa Mesir kuno tidak mungkin dapat mengukir skala yang sedemikian besar di atas sebuah batu raksasa, produk seni yang tekniknya rumit.

Jika diamati secara keseluruhan, kita bisa menyimpulkan secara logis, bahwa pada masa purbakala, di atas tanah Mesir, pernah ada sebuah budaya yang sangat maju, namun karena adanya pergeseran lempengan bumi, daratan batu tenggelam di lautan, dan budaya yang sangat purba pada waktu itu akhirnya disingkirkan, meninggalkan piramida dan Sphinx dengan menggunakan teknologi bangunan yang sempurna.

Dalam jangka waktu yang panjang di dasar lautan, piramida raksasa dan Sphinx mengalami rendaman air dan pengikisan dalam waktu yang panjang, adalah penyebab langsung yang mengakibatkan erosi yang parah terhadap Sphinx. Karena bahan bangunan piramida raksasa Jazirah adalah hasil teknologi manusia yang tidak diketahui orang sekarang, kemampuan erosi tahan airnya jauh melampaui batu alam, sedangkan Sphinx terukir dengan keseluruhan batu alam, mungkin ini penyebab yang nyata piramida raksasa dikikis oleh air laut yang tidak tampak dari permukaan.

Keterangan gambar: Sphinx yang bertetangga dekat dengan piramida raksasa kelihatannya sangat kuno. Para ilmuwan memastikan bahwa dari badannya, saluran dan irigasi yang seperti dikikis air, ia pernah mengalami sebagian cuaca yang lembab, karenanya memperkirakan bahwa ia sangat berkemungkinan telah ada sebelum 10 ribu tahun silam.

Sejarah Revolusi Perancis

Sejarah Revolusi Perancis

Ajaran Niccolo Machiavelli (Italia) dalam bukunya “IIPrincipe” (Sang Raja), bahwa kekuasaan raja adalah absolute/ mutlak. Semua yang berada di negaranya termasuk kekayaan dan rakyatnya adalah kekuasaannya. Ajaran Machiavelli telah dipraktekkan hamper di seluruh Perancis.

Dasar-dasar kekuasaan absolute di Perancis telah dikembangkan oleh Raja Louis XIII (1610-1643) dan mencapai puncaknya masa pemerintahan Louis XIV (1643-1715). Ucapannya yang terkenal L’etat c’est moi (Negara adalah saya), Detroit devin (aku memerintaj atas perintah Tuhan). Istananya di Versailles dikenal dengan nama Istana Sang Surya (Le Roy Soleil). Raja dan bangsawan hidup dengan kemewahan sedang rakyat menderita karena telah dibebani oleh berbagai pajak.

Sumber penghidupan rakyat di perdesaan adalah dari pertanian, terutama gandum dan anggur. Sedangkan di perkotaan dan pelabuhan sebagai pengrajin, pengusaha, dan pedagang.

Miskin dan menderitanya rakyat bukan disebabkan karena Perancis tidak subur akan perdagangan yang tidak menguntungkan melainkan banyaknya pajak yang diterapkan oleh pemerintah, sehingga dapat dikatakan mereka bekerja hanya untuk menghidupi raja, bangsawan beserta keluarganya.

Revolusi Perancis adalah revolusi melawa kezaliman, melawan lyani menghancurkan system pemerintahan yang merugikan rakyat. Revolusi itu terjadi disebabkan oleh :

1. Adanya penulisan-penulisan baru dalam lapangan politik pelopor revolusi adalah golongan berjuis dan kaum cendikiawan. Mereka antara lain Montesqiueu (1689-1755) yang menganjurkan agar terjadinya pemisahan kekuasaan legislative, eksekutif dan yudikatif guna menghindari absolutism monarkhi. JJ Rousseau (1712-1778) pada dasarnya kedaulatan itu berada di tangan rakyat kemudian diserahkan kepada raja yang dipilihnya, apalagi raja tak mampu lagi maka harus diganti. Beliau adalah pencetus teori kedaulatan dan pencetus semboyan revolusi liberte, egalite, dan fraternette. Voltaire (1694-1778) seorang kritikus yang berani dan pedas beliau dianggap sebagai pendekar kebebasan dan kemerdekaan.

2. Pengaruh paham perang kemerdekaan Amerika.

3. Adanya ketidakadilan dalam berbagai lapangan kehidupan.

4. Tidak adanya kekuasaan (Vacuum of Power). Raja Louis XVI lemah hingga tak punya wibawa.

5. Krisis keuangan Perancis mengalami deficit akibat diboroskannya uang oleh keluarga raja dan bangsawan. Permaisuri Maria Antoinette dijuluki “Madam Defisit”

Revolusi Perancis dimulai tanggal 14 Juli 1789 M dengan penyerbuan penjara Bastille yang dianggap sebagai symbol Louis XVI. Bastille diserbu dengan beberapa alas an :

1. Rakyat mendengar kabar raja akan menindas revolusi dengan kekuatan militernya dan disana terdapat gudang misiu.

2. Akan membebaskan tahanan yang umumnya rakyat tak bersalah.

3. Meruntuhkan symbol kerajaan Louis.

Revolusi berhasil menguasai istana, pada tanggal 16 Januari 1793 M. raja Louis XVI dipenggal dengan pisau Quillotine menyusul kemudian Maria Antoinette. Raja-raja Eopa dengan melapor Austria hendak menggagalkan revolusi. Perancis di bawah pemerintahan revolusioner membentuk Negara tentara milisi dipimpin Napoleon Bonnaparte dengan semboyan liberte, egalite, dan fraternette (diabadikan pada warna bendera biru-putih-merah) rakyat terus mengobarkan revolusi, danmengadakan perang koalisi dalam perjalanan mereka menyanyikan lagu Merseillaise (menjadi lagu nasional sekarang).

Dalam perjalanan revolusi, Napoleon Bounaparte menjadi “sang Penyelamat”, menyelamatkan Perancis dari gempuran Negara-negara koalisi bahkan oleh rakyat kemudian beliau diangkat menjadi kaisar.

Pada perang koalisi ke VI 1814 Perancis dikalahkan oleh pasukan koalisi dan Napoleon dibuang ke pulau elba. Pada tahun 1815 Napoleon meloloskan diri dan terjadi perang koalisi ke VII Perancis dapat dikalahkan kembali dan Napoleon dibuang ke pulau St. Helena.

Revolusi Perancis membawa pengaruh yang sangat luas , secara politisi lahirnya paham-paham baru liberalism, demokrasi dan nasionalisme sebagai perkembangan dari semboyan revolusi liberte, egalite, dan franternette. Secara ekonomis, penghapusan system ekonomi foedalis, terjadinya industrialisasi di Eropa akibat dari blockade ekonomi Inggris oleh Napoleon dan Inggris kehilangan pasar di Eropa.

Revolusi perancis tidak hanya membawa pengaruh besar di daratan Eropa tetapi juga telah meluas ke berbagai benua hingga ke Indonesia.