Selasa, 20 Maret 2012

Fenomena Kesehatan Mental Masyarakat

Sebelum saya memulai izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, saya Fadilla Permata Putri, sekarang saya sudah kuliah tingkat 2 di universitas Gunadarma. Di sini saya akan mengangkat artikel fenomena kesehatam mental mengenai “ Ponari ”.

Ponari, Sebuah fenomena menarik dari dunia perdukunan yang penuh mistis dan berbau kesyirikan. Agak lumayan kaget memang, seandainya mengikuti berita di berbagai media elektronik atau pun di Koran-koran. Bagaimana seorang bocah kelas tiga SD bernama Ponari bias menarik perhatian ribuan manusia hingga berbondong-bondong dan antri untuk minta kesembuhan dari sang bocah. Memang pastinya diluar akal sehat dan logika manusia, bagaimana mungkin seorang bocah yang kabarnya tersambar petir yang kemudian diketemukan sebuah batu yang kabarnya menempel di kepalanya, bisa menyembuhkan penyakit seseorang. Hanya allah yang tau semua itu. Tapi yang aku yakini, segala muara kesembuhan atas segara sakit yang ada di muka bumi adalah kuasa dari sang-Khaliq, sebagai dzat penguasa semesta alam dengan segala bentuk dan rupanya. Apa yang dilakukan si anak ini hanyalah sebuah perantara, seandainya itu benar sebuh. Jangan-lah akhirnya menimbulkan sebuah bentuk kesyirikan hingga akhirnya melenyapkan akal sehat dan bahkan sampai menginjak-injak aqidah umat.
Namun yang menarik adalah, bagaimana bisa sebuah tatacara pengobatan alternative yang mungkin belum tentu kebenarannya ini menjadi segitu fenomenal. Apakah ini sebuah kerinduan masyarakat kebanyakan yang kangen akan sebuah pengobatan murah dan seikhlasnya bahkan mungkin gratis. Bukankah masyarakat tau bahwa sudah ada fasilitas kesehatan yang secara logic bisa diterima yang disediakan pemerintah seperti Puskesmas, RSUD, atau RSUP. Bahkan bisa jadi sekarang tiap kelurahan sudah ada fasilitas puskesmas, meski belum semua. Dan setiap kota terdapat RS umum daerah. Dan Departemen Kesehatan pun sudah memproklamirkan diri kalau sudah mempunyai program untuk masyarakat yang tidak mampu.
Tapi yang terjadi sekarang, entah karena segala upaya pemerintah ini tidak sampai ke tujuan atau karena masyarakat itu sendiri yang berfikiran mencari jalan pintas untuk setiap masalahnya, tanpa harus ribet-ribet pengurusan segala macam birokrasi. Yang jelas, fenomena perdukunan ini menjadi hal paling menarik perhatian setiap pencari kesembuhan instan.
Sebuah penyakit, diturunkan ke seseorang sebenarnya adalah ditujukan sebagai pengingat atau sebuah cobaan dari sang Maha Kuasa untuk tiap – tiap manusia yang di beri penyakit. Dan untuk sebuah kesembuhan, yang paling diuji adalah kesabaran si pelaku, ketahanan mental dan ketangguhannya untuk bertahan hidup serta kemauan untuk mendapatkan kesembuhan.



Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi yang membacanya


Sumber : rifqtlms04.multiply.com/item/share/rifqtlms04:journal:7?xurl=http%3A%2F%2Frifqtlms04.multiply.com%2Fjournal%2Fitem%2F7%2FFenomena_Kesehatan_Masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar