Minggu, 06 Oktober 2013
Struktur Kognisi Manusia
Struktur merupakan cara sesuatu disusun atau dibangun, yang disusun dengan pola tertentu, sedangkan kognitif, Menurut Livingstone, kognitif adalah kemampuan berpikir dimana yang menjadi objek berpikirnya terjadi pada diri sendiri. Segala sesuatu tentang pengetahuan, kesadaran, kontrol yang dihasilkan dari proses berpikir yang terjadi pada diri sendiri.
Teori kognitif lebih menekankan bagaimana proses atau upaya untuk mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki oleh orang lain. Oleh sebab itu kognitif berbeda dengan teori behavioristik, yang lebih menekankan pada aspek kemampuan perilaku yang diwujudkan dengan cara kemampuan merespons terhadap stimulus yang datang kepada dirinya.
Pandangan kognitif dalam bidang informasi dianggap berbeda dari pandangan kognitif tentang kerja otak manusia. Dalam konteks informasi, pandangan kognitif menekankan pada pengembangan model pemrosesan informasi dalam kerja otak dan kesadaran manusia.
Kognitif sains melihat alam berfikir manusia
sesuatu yang kompleks yang melakukan perilaku, yaitu :
menerima (receives),
menyimpan (stores),
menarik (retrieves),
mentransformasi (transforms),
mentransmisi (transmits) informasi
Struktur Kognisi manusia dibahas dalam kajian bidang Psikologi Kognitif yang sebenarnya merupakan titik temu (overlapping areas) dengan bidang Ilmu Komputer
Artinya : “isu atau hasil studi di bidang Psikologi Kognitif, dapat diketahui oleh para ahli di bidang Ilmu Komputer”
“menghasilkan suatu produk teknologi yang cocok dan berguna bagi manusia”
Menurut seorang tokoh yang bernama Ausabel ia mengemukakan bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Ada beberapa aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain yaitu:
a. Berdasarkan kedewasaan dan perkembangan individu
b. Sifat belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
c. Ketepatan dalam mentransformasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi kognisinya.
Penggunaan Komputer di Bidang Psikologi Kognitif Memiliki Keterkaitan dengan:
Penyimpanan data Æ memory
Proses coding
Pembelajaran berbasis komputer (SPSS, games, CAI)
Proses persoalan yang dikaitkan dengan berpikir
Icon komputer (berhubungan dengan interaksi manusia dengan computer atau Human – Computer Interaction)
E-learning (electronic learning)
Manusia tidak berpikir seperti komputer, karena manusia lebih tinggi dari komputer. Komputer hanya alat untuk membantu manusia dalam melakukan kinerja yang lebih maksimal.
Jadi analisa saya struktur kognisi manusia adalah kemampuan berfikir untuk mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yaitu pemrosesan informasi dalam kerja otak dan manusia
Kesimpulan saya adalah manusia memiliki struktur otak yang sempurna yang tidak ada tandinganya meskipun dibuat komputer secanggih apapun, karena otak manusia di ibaratkan seperti otak komputer dalam pemrosesan berfikir, Komputer hanya alat untuk manusia dalam melakukan kinerja yang lebih maksimal.
Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/analisa-struktur-kognisi-manusia-dan-arsitektur-komputer/
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar